Langsung ke konten utama

Koleksi Tumbuhan Khas Indonesia





Lokasi yang unik karena diapit oleh dua benua, dua samudera dan melintang di garis khatulistiwa membuat Indonesia punya banyak keistimewaan. Salah satunya punya koleksi tumbuhan yang nggak ada di tempat lain. Nama kerennya, tumbuhan endemik. Ini dia tumbuhan endemik Indonesia.

Anggrek Hitam
Tumbuhan yang punya nama ilmiah Coelogyne pandurata ini hanya tumbuh di wilayah Kalimantan dan menjadi maskot flora di provinsi Kalimantan Timur. Anggrek ini disebut anggrek hitam karena bunganya memiliki lidah (labellum) berwarna hitam. Sayangnya, menurunnya luas hutan di Kalimantan bikin jumlah tumbuhan ini pun menurun karena habitat aslinya berkurang. Bahkan tumbuhan ini sedang terancam kepunahan.

Cendana
Cendana atau Santalum album dikenal sebagai pohon yang wangi. Hal ini karena kayu pohon cendana bisa menyimpan aromanya dalam waktu yang sangat lama. Makanya kayu dan minyak cendana sering digunakan sebagai bahan rempah-rempah, aromaterapi atau campuran parfum.  Selain itu tumbuhan ini sangat sulit dibudidayakan sehingga harganya sangat mahal. Meskipun terdapat banyak pohon cendana di negara lain, namun spesies satu ini hanya tumbuh di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Patma Raksasa
Tumbuhan ini lebih dikenal dengan nama Rafflesia Arnoldii karena ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles dan Joseph Arnold. Bentuknya seperti bunga raksasa dan dikenal sebagai bunga terbesar di dunia. Tumbuhan ini pertama kali ditemukan di hutan tropis Bengkulu pada tahun 1818 dan terkenal dengan baunya yang menyengat. Sayangnya banyak orang salah kaprah dan mengira Patma Raksasa merupakan Bunga Bangkai. Padahal keduanya merupakan jenis tumbuhan yang berbeda, lho. Saat ini status Patma Raksasa terancam punah karena maraknya penggundulan hutan di Indonesia. Oleh karena itulah Taman Nasional Kerinci menjadi daerah konservasi utama tumbuhan ini. Lizta – Foto: www.kew.org

Komentar

Postingan populer dari blog ini

laut pada gambar di bawah ini adalah irisan-irisan dari ikan salmon

India’s New Balance of Payments for the First Quarter of Fiscal Year 2011-2012

India Data Talk: On September 30, 2011, the Reserve Bank of India (RBI) published India’s balance of payments (BoP) using a new presentation format. The format improves the presentation of India’s BoP by aligning with international best practices. A major part of the BoP report has been compiled based on the IMF’s latest BoP Manual (BPM6) starting from the first quarter of the fiscal year 2010-2011 (April-June 2010), officially replacing the previous BPM5 format. India’s Balance of Payments (BPM6) Chart provided by: CEIC Data During the quarter of April-June 2011, the trade deficit rose by 9.7% to USD 35.4 billion, despite a sharp increase in exports relative to imports. Export goods recorded growth of 47.1% year-on-year (YoY), and imports registered a 33.2% YoY growth during the quarter. In absolute terms, the trade deficit increased by USD 3.1 billion from USD 32.3 billion in the corresponding quarter previous year. Meanwhile, net exports of services rose by 19.1...