Langsung ke konten utama

Plus Minus Hubungan Tanpa Status

Gadis Cinta Melulu

Dibilang pacaran, nggak pernah tahu kapan jadiannya. Dibilang jomblo, selalu nempel berdua kalau kemana-mana. Sudah punya panggilan  sayang pula. Hm, jadi berada dalam Hubungan Tanpa Status (HTS), deh. Ada enak dan nggak enaknya, sih.

Plus
  • Ada “teman” ngedate. Meskipun berstatus jomblo, tapi kita nggak perlu khawatir buat hangout sendirian ketika sobat sedang sibuk. Karena kita tetap punya “teman” hangout lain.
  • Tetap punya pasangan. Saat ada teman yang ultah atau bikin event yang mewajibkan bawa pasangan, kita nggak perlu merasa bete. Karena sudah ada dia yang siap jadi pasangan dadakan kalau kita membutuhkan.
  • Bebas flirting. Meskipun dekat dengan si Dia tapi status tetap jomblo, kan? Jadi bebas deh, buat flirting sama cowok lain. Nggak cuma itu, kita juga bebas buat hangout sama cowok yang kita suka.
Minus
  • Nggak bisa menuntut. Kadang dia jadi cowok yang cuek abis. Terkadang berubah jadi cowok yang perhatian banget. Ketika dia berubah, kita nggak bisa menuntut dia buat melakukan hal yang kita mau. Toh, kita nggak pacaran dengannya. Jadi hak dia dong, buat melakukan hal yang disuka.
  • Di”gantung”. Teman-teman sudah mulai bertanya-tanya seperti apa hubungan kita dengan dia. Perasaan pengin memiliki pun sudah mulai tumbuh. Sayangnya dia lebih asyik dengan status HTS ini. Kita yang sudah terlanjur sayang pun “digantung” olehnya. Mau pindah ke lain hati, sudah terlanjung sayang. Pengin memperjelas hubungan, masih susah ngomong. Duh!
  • Jealous = Big NO! Ketika kita jalan sama cowok lain, dia nggak punya hak buat ngambek dan marah-marah. Begitu juga sebaliknya. Ketika dia mulai dekat dengan cewek lain, kita nggak berhak buat jealous. Karena hubungan kita adalah HTS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

laut pada gambar di bawah ini adalah irisan-irisan dari ikan salmon

India’s New Balance of Payments for the First Quarter of Fiscal Year 2011-2012

India Data Talk: On September 30, 2011, the Reserve Bank of India (RBI) published India’s balance of payments (BoP) using a new presentation format. The format improves the presentation of India’s BoP by aligning with international best practices. A major part of the BoP report has been compiled based on the IMF’s latest BoP Manual (BPM6) starting from the first quarter of the fiscal year 2010-2011 (April-June 2010), officially replacing the previous BPM5 format. India’s Balance of Payments (BPM6) Chart provided by: CEIC Data During the quarter of April-June 2011, the trade deficit rose by 9.7% to USD 35.4 billion, despite a sharp increase in exports relative to imports. Export goods recorded growth of 47.1% year-on-year (YoY), and imports registered a 33.2% YoY growth during the quarter. In absolute terms, the trade deficit increased by USD 3.1 billion from USD 32.3 billion in the corresponding quarter previous year. Meanwhile, net exports of services rose by 19.1...