Langsung ke konten utama

Aplikasi Menawan

Aplikasi Menawan Femina


Tak dapat dipungkiri, sebutir bebatuan yang disebut Swarovski memang mampu membuat kolaborasi ‘mahal’ dalam  segala hal, apalagi fashion.


Daniel Swarovski sepertinya boleh berbangga. Bagaimana tidak? Pria asal Austria ini tentu tak pernah menyangka bahwa buah pemikirannya kini begitu digemari dengan penghargaan tinggi. Berawal dari bisnis keluarga sebagai pemotong bebatuan, termasuk kristal, Daniel kecil berpikir untuk mempermudah dan menemukan cara untuk membuat bebatuan ini menjadi lebih indah. First Electrical Exhibition di Vienna menjadi awal munculnya ide di kepala, di mana akhirnya pada tahun 1892, ia pun mematenkan mesin yang diciptakan untuk membuat batu kristal tampil menjadi lebih memesona di setiap inci keindahannya.

Kristal Tanpa Batas

Di dunia fashion, Swarovski mulai berkontribusi pada tahun 1895. Coco Chanel dan Elsa Sciaparelli adalah dua nama paling menonjol dari berbagai peminatnya saat itu. Hal ini berlanjut dengan sederet daftar nama yang kian timbul mengikuti kecemerlangan serta keragaman bentuk kristal Swarovski. Sebut saja Prada, Roberto Cavalli, Emanuel Ungaro, Julien McQueen, Vivienne Westwood, Vera Wang, Elie Saab, sampai Dolce& Gabbana.

Hasil memang tak bisa bohong. Aplikasi busana yang tercipta matang dari bahan dan potongan menarik pun menjadi kian berkelas dengan harga yang juga ‘selangit’.  Ya, apa lagi kalau bukan berkat taburan kristal ini. Sederet rancangan busana pun seolah menyulap pemakainya menjadi sedemikian cantik dan anggun. Makin diminati? Pasti. Mungkin, ini juga yang menyebabkan  makin banyak perancang kian kreatif menaburkan batu kristal ini ke seluruh atribut, mulai dari clutch, sepatu, sampai aksesori. Asal tahu saja, bukan hal yang tak mungkin sederet selebritas papan atas juga menggunakannya sebagai tata rias wajah!

Bagaimana dengan Indonesia sendiri? Ternyata, keindahannya juga mampu membius mimpi para desainer sekelas Sebastian Gunawan, Didi Budiarjo, Amy Atmanto, Norman Ang, sampai Elizabeth Wahyu yang menghasilkan ragam busana mulai dari gaun, kebaya, hingga aksesori.(f)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

India’s New Balance of Payments for the First Quarter of Fiscal Year 2011-2012

India Data Talk: On September 30, 2011, the Reserve Bank of India (RBI) published India’s balance of payments (BoP) using a new presentation format. The format improves the presentation of India’s BoP by aligning with international best practices. A major part of the BoP report has been compiled based on the IMF’s latest BoP Manual (BPM6) starting from the first quarter of the fiscal year 2010-2011 (April-June 2010), officially replacing the previous BPM5 format. India’s Balance of Payments (BPM6) Chart provided by: CEIC Data During the quarter of April-June 2011, the trade deficit rose by 9.7% to USD 35.4 billion, despite a sharp increase in exports relative to imports. Export goods recorded growth of 47.1% year-on-year (YoY), and imports registered a 33.2% YoY growth during the quarter. In absolute terms, the trade deficit increased by USD 3.1 billion from USD 32.3 billion in the corresponding quarter previous year. Meanwhile, net exports of services rose by 19.1...

laut pada gambar di bawah ini adalah irisan-irisan dari ikan salmon